Sunday, December 20, 2015

ALGORITMA, FLOWCHART dan PSEUDO-CODE


Memahami Logika berpikir Komputer
Memahami prinsip kerja Program Komputer
Mampu menggambarkan logika jalannya program secara tertulis dengan algoritma (pseudo-code) dan dilengkapi dengan diagram alir (flow-chart) menggunakan suatu bahasa pemrograman.
Langkah – langkah dalam Pemrograman Komputer :

Mendefinisikan masalah
Pada tahap ini, yang kita lakukan adalah menentukan masalah yang akan diselesaikan dengan menggunakan komputer dan apa inputan serta outputnya.

Menemukan solusi
Setelah masalah didefinisikan, maka langkah berikutnya adalah menentukan solusi. Jika masalah terlalu kompleks, maka ada baiknya masalah tersebut dipecah menjadi modul-modul kecil agar lebih mudah diselesaikan

Memilih algoritma
Pilihlah algoritma yang benar-benar sesuai dan efisien untuk permasalahan tersebut.

Menulis program
Pilihlah bahasa yang mudah dipelajari, mudah digunakan, dan lebih baik lagi jika sudah dikuasai, memiliki tingkat kompatibilitas tinggi dengan perangkat keras dan platform lainnya

Menguji program
Setelah program jadi, silahkan uji program tersebut dengan segala macam kemungkinan yang ada, termasuk error-handlingnya sehingga program tersebut akan benar-benar handal dan layak digunakan.

Algoritma
urutan langkah-langkah logis tertentu untuk memecahkan suatu masalah. Urutan langkah logis, yang berarti algoritma harus mengikuti suatu urutan tertentu, tidak boleh melompat – lompat (Dari Microsoft Press Computer and Internet Dictionaary 1997, 1998).

Algoritma
alur pemikiran dalam menyelesaikan suatu pekerjaan yang dituangkan secara tertulis. Alur pemikiran, sehingga algoritma seseorang dapat juga berbeda dari algoritma orang lain. Tertulis, yang artinya dapat berupa kalimat, gambar, atau tabel tertentu (Dari Algoritma dan Struktur Data dengan C, C++, dan Java oleh Moh Sjukani hal 1).

Kegunaan algoritma :
untuk membantu seseorang dalam menyelesaikan suatu masalah berdasarkan pada pola pikirnya masing-masing.

Ciri – ciri algoritma :
Ada input
Ada proses
Ada output
Memiliki instruksi – instruksi yang jelas dan tidak ambigo
Harus mempunyai stoping role.

Flowchat
Bentuk gambar/diagram yang mempunyai aliran satu atau dua arah secara sekuensial.

Kegunaan
Untuk mendesain program
Untuk merepresentasikan program
Secara garis besar, unsur-unsur pemrograman adalah Input →Proses → Output.
Semua bahasa pemrograman, pasti mempunyai komponen-komponen sebagai berikut :
Input (scanf)
Percabangan (if, switch)
Perulangan (while, for, for each, loop)
Output (printf)





Simbol – simbol Flowcart :

Soal Dan Penyelsaian Dalam Flowchart:

Jika A lebih besar dari B maka cetak expressi pertama. Jika sebaliknya maka cetak expressi selanjutnya.
Jawaban
Code
{
                int A=8, B=3 ;
                        if (A>B)
                        {
                                    sout ("Siapkan Panci ") ;
                                    sout ("\nIsi Panci Dengan Air Bersih Sampai Penuh") ;
                                    sout ("\nNyalakan Kompor");
                                    sout ("\Simpan Panci Di Atas Kompor Dan Tunggu Sampai                                     Mendidih") ;
            }
                                    else      {
                                                sout ("\nJika Sudah Mendidih Matikan Kompor                                            Selesai");
                                                }
}


Flowchart

Pseudo-code
Kode atau tanda yang menyerupai (pseudo) atau merupakan penjelasan cara menyelesaikan suatu masalah. Pseudo-code sering digunakan oleh seseorang untuk menuliskan algoritma dari suatu permasalahan. Pseudo-code menggunakan bahasa yang hampir menyerupai bahasa pemrograman. Selain itu biasanya pseudo-code menggunakan bahasa yang mudah dipahami secara universal dan juga lebih ringkas dari pada algoritma

Bagian-bagian (blok) dalam teks algoritma:
JUDUL (header) algoritma
DEKLARASI algoritma
DESKRIPSI algoritma

Algoritma NAMA_ALGORITMA
{ Penjelasan mengenai algoritma, yang berisi uraian singkat
mengenai apa yang dilakukan oleh algoritma }

DEKLARASI
{ Semua nama yang dipakai, meliputi nama tipe, nama tetapan, nama
peubah, nama prosedur dan nama fungsi didefinisikan di sini }

DESKRIPSI :
{ Semua langkah atau aksi algoritma dituliskan di sini }

Keterangan:
Pasangan tanda kurung kurawal (‘{‘ dan ‘}’) digunakan untuk memberikan komentar (untuk memperjelas maksud teks yang dituliskan).

Contoh Pseudo-code Menghitung Luas persegi panjang

Algoritma menghitung luas persegi panjang :
Start
Deklarasikan luas, panjang, dan lebar
Masukan panjang
Masukan lebar
Nilai luas adalah panjang * lebar
Tampilkan Luas
End
Contoh Pseudo-code Menghitung Luas persegi panjang

Pseudo-code menghitung luas persegi panjang
//JUDUL (header) algoritma
menghitungLuasPersegiPanjang
{
//DEKLARASI algoritma
double luas
double panjang
double lebar
//DESKRIPSI algoritma
panjang = 10.5
lebar = 2
luas = panjang *lebar
print Luas Persegi Panjang = luas
}

Implementasi di java
class MenghitungLuasPersegiPanjang
{
            public static void main(String[] args){
                                    //mendeklarasikan variabel
                                    double luas;
                                    double panjang;
                                    double lebar;
                                                //masukan nilai panjang dan lebar
                                                panjang = 10.5;
                                                lebar = 2;
                                                //proses hitung luas persegi panjang
                                                luas = panjang * lebar;
                                    //cetak hasil luas
                                    System.out.print(“luas Persegi Panjang = ”+luas);
            }
}

No comments:

Post a Comment