untuk pengolahan data (data processing), sehingga komputer juga disebut sebagai pengolah data elektronik. Proses dari pengolahan data dengan menggunakan komputer disebut sebagai Pengolahan Data Elektronik (EDP atau Electronic Data Processing)
Di dalam komputer, terdapat bagian yang disebut sebagai Software (Perangkat Lunak) dan hardware
Perangkat lunak ini merupakan program-program yang diperlukan untuk menjalankan bagian dari komputer yang disebut sebagai Hardware (Perangkat Keras)
Macam-macam perangkat lunak :
Operating System (Sistem Operasi)
Language Software (Bahasa Komputer) atau Programming Language (Bahasa Pemrograman)
Application Software (Program Aplikasi)
Pengertian Algoritma dan Pemrograman
Ilustrasi
Dari ilustrasi diatas, ada suatu hipotesa :
• Untuk menyelesaikan suatu permasalahan pasti harus memiliki alur yang jelas dan tepat.
• Dari alur yang dibuat pastikan susunan / tahapan tersusun secara sistematis
• Susunan sistematis pasti dapat menyelesaikan masalah tertentu
Keyakinan yang didapat :
• Setiap menyelesaikan masalah harus menggunakan cara-cara sistematis dan terstruktur.
• Cara-cara tersebut harus bisa dituliskan secara benar dan masuk akal. (Metode Ilmiah)
-----------------------------------------------------------
Bahasa Manusia : bahasa yang setiap hari kita pakai untuk berkomunikasi sesama manusia
Contoh :
Jika nilai bagus maka dapat A
Jika nilai buruk maka akan dapat E
Bahasa Manusia - Komputer : susunan algoritma yang logis dari suatu pernyataan untuk menyelesaikan kasus / masalah tertentu, setelah itu baru dapat diterjemahkan kedalam bahasa komputer.
Contoh :
if nilai < (80) then
maka nilai bagus (A)
else
maka nilai buruk (E)
end if
Algoritma :
urutan-urutan logis dari suatu pernyataan untuk menyelesaikan kasus / masalah tertentu
Pemrograman :
proses penterjemahan algoritma kedalam bahasa yang dimengerti oleh komputer.
Perwujudan atau implementasi algoritma yang ditulis dalam bahasa pemrograman tertentu
Contoh satu KASUS
Notasi algoritma untuk analisis penyeleksian satu kasus adalah dengan menggunakan struktur IF-THEN:
Kondisi akan diseleksi oleh statemen if
Bila kondisi bernilai benar (true): aksi sesudah kata then (dapat berupa satu atau lebih aksi) akan diproses
Bila kondisi bernilai salah (false): tidak ada aksi apapun yang akan dikerjakan.
Statemen endif adalah untuk mempertegas bagian awal dan bagian akhir struktur IF-THEN.
Contoh dua kasus :
Notasi algoritmik untuk analisis penyeleksian dua kasus adalah dengan menggunakan struktur IF-THEN-ELSE:
Dalam struktur IF-THEN-ELSE:
aksi1 akan dilaksanakan jika kondisi bernilai benar (true)
jika kondisi bernilai salah (false) maka aksi2 yang akan dilaksanakan
Statemen else menyatakan ingkaran (negation) dari kondisi.
Contoh Tiga Kasus :
Notasi algoritma untuk analisis penyeleksian tiga kasus atau lebih (tersarang) menggunakan struktur IF-THEN-ELSE, sebagaimana halnya pada masalah dengan dua kasus
TIPE DASAR NOTASI ALGORITMA
Integer : -32768 … 32767
Real : 2.9 x e -39 … 1.7 x 10 e 38
Char : char(0) … char (255)
Bolean : [ TRUE,FALSE]
String : ‘abc’,’456’,’10’

No comments:
Post a Comment